Archive for October 2013

Future Technology dalam Kuliah Perdana UMN

August 31, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. 

Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2013/2014, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Kuliah Perdana  Sabtu, 31 Agustus 2013,  Function Hall UMN. Kuliah Perdana ini dihadiri kurang lebih 1310 mahasiswa baru dan  200 tamu undangan yang disaksikan secara live streaming di live.umn.ac.id 
Jumlah mahasiswa baru pada periode ini meningkat 11,48% dari tahun lalu. Bertambahnya jumlah mahasiswa UMN menandakan bertambah juga generasi penerus bangsa Indonesia. Sebagai generasi penerus, tentulah kita semua tidak menginginkan bangsa Indonesia tertinggal dari negara-negara lain, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, maupun teknologi. Hal ini mendorong UMN sebagai universitas berbasis ICT (Information and Communication Technology) untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat menghadapi berbagai perubahan yang radikal akibat kemajuan teknologi. 

Tema yang diangkat dalam Kuliah Perdana ini adalah “Future Technology”. Pada kesempatan ini, UMN mengundang para narasumber yang ahli di bidangnya dalam memberikan wawasan kepada para mahasiswa baru sehingga menambah motivasi mereka selama kuliah untuk meraih apa yang dicita-citakan. Prami Rachmiadi Country Agency Lead, Google Indonesia dan Hasan Aula Deputy CEO, Erajaya Group hadir sebagai pembicara kuliah perdana UMN. 

Erajaya Group sebagai perusahaan distributor dan ritel telepon seluler membaca prospek dan tren industri selular di Indonesia. Salah satu faktor pendorong industri ini adalah Social Media. Indonesia disebut-sebut sebagai New Digital Nation . Dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat, banyak orang yang memiliki handphone lebih dari satu.  “Operator-operator handphone sekarang fokus di penjualan data. Data menjadi hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, semua merk handphone berlomba untuk berevolusi menciptakan tablet yang berbasis smartphone.” ujar Hasan Aula

“Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa dalam 5 tahun terakhir. Tahun 2012 kemarin secara unit pasar smartphone telah menembus 28%, tumbuh dari hanya sekitar 5% di tahun 2009. Pada tahun 2013 ini diperkirakan pasar smartphone akan mencapai 37% secara unit, dan menguasai lebih dari 70% dari nilai bisnis ”.

Sementara itu, Prami Rachmiadi mengajarkan bahwa kita sebagai generasi muda harus memiliki semangat. “Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. Inovasi bisa dilakukan kapan saja, karena dari internet, kita bisa mengetahui segala hal. Maka dari itu, konten yang diinput harus sesuai, dan sebisa mungkin tidak ada hal negatif di dalamnya. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Bermain Air di OMB

August 28, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

 
Menurut kelompok Henry Ford, yang kebetulan menang, hal yang mereka dapatkan dari permainan Local Earthquake ini adalah kerjasama, koordinasi, komunikasi, kesabaran, keseimbangan. Mereka merasa senang dan semangat mengikuti permainan ini. Hal-hal yang paling disukai para peserta OMB adalah saat mereka menang dan mendapatkan bintang pada papan mereka. Ini membuat mereka merasa bangga.

Hari terakhir OMB masih diwarnai dengan serangkaian games, dari beberapa games yang ada hari ini, tiga di antaranya bertemakan air. Hal ini dilakukan untuk memberi variasi dari games kemarin yang lebih banyak mengutakaman keseimbangan dan teamwork. Games yang bertemakan air tersebut adalah Blind Water Tower, Running Water, Local Earthquake.


Untuk Blind Water Tower, dari 20an orang peserta dalam satu kelompok hanya 13 yang ikut serta dalam permainan.  Mula-mula mata semua peserta ditutup dengan handuk, sambil memegang satu buah gelas plastik. Seorang panitia akan menuangkan air ke dalam gelas orang pertama. Orang pertama (dalam keadaan mata tertutup) harus menuangkan air ke dalam gelas orang kedua dengan cara gelasnya dipegang di atas kepala. Begitu seterusnya hingga orang ke-13. Orang ke-13 bertugas menuangkan air ke baskom di belakangnya.

Pemenang dalam permainan ini adalah kelompok yang paling cepat dan banyak mengisi air di baskomnya. Untuk yang melanggar aturan dengan menuang air dari samping atau bawah, akan mendapat stiker merah sebagai tanda pelanggaran. Komentar Paulina, seorang mahasiswa baru dari kelompok Gabriel Fahrenheit: “Hal yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah kerjasama, kebersamaan, konsentrasi, dan kepercayaan dengan teman sesama tim.”

Permainan lain yang menggunakan air juga, adalah Local Earthquake. Di sini, semua anggota kelompok memegang bersama-sama satu terpal berbentuk persegi, dan di atasnya ditaruh botol air mineral yang terisi air namun tanpa tutup. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mereka membawa botol ini yang semula diletakkan di tanah, kemudian diangkat bersama-sama dari bawah dan digiring ke garis finish tanpa menjatuhkan airnya. Mereka melakukan itu sambil menyanyikan mars OMB. Tantangan bertambah karena saat menyanyikan Mars OMB ada saja teman yang bertingkah lucu atau bersuara sumbang. Namun mereka semua berhasil menyelesaikan dengan baik permainan ini.



Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Popular Post

Blogger templates

Labels

Powered by Blogger.

- Copyright © Universitas Multimedia Nusantara Teknik Informatika -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -